der@zino Blog

Pages

Wednesday, October 20, 2010

5 Cokelat Termahal di Dunia

Cokelat adalah salah satu jenis kuliner yang banyak disukai umat manusia di seluruh belahan bumi. Cokelat sering masuk daftar belanja dan banyak orang menyimpannya untuk dimakan di lain waktu.

Tapi, bagaimana jika cokelat terlalu mahal dan harganya sulit terjangkau orang biasa?

- Chocopolagie
Chocopologie
* Pencipta: Knipschildt
* Harga: US$ 2.600 (sekitar Rp 26 juta) per 450 gram
* Tempat: Norwalk, Connecticut

Chocopolagie ditemukan oleh Fritz Knipschildt, seorang juru masak yang belajar kuliner di Denmark. Pada 1999, Knischildt menciptakan salah satu cokelat paling enak di dunia. Cokelat paling mahal tersebut dihargai US$ 250 (sekitar Rp 2,5 juta) per buah untuk dark chocolate truffle. Truffle hitam di dalamnya berasal dari Perancis dan hanya tersedia jika dipesan terlebih dulu. Truffle terdiri dari 70 persen Valhrona kakao yang dicampur dengan Ganache lembut dan minyak truffle buatan tangan. Sebagai sentuhan akhir, truffle ditaburi cokelat bubuk.

- Noka
Noka
* Pencipta: Noka Vintages Collection
* Harga: US$ 854 (sekitar Rp 8,5 juta) per 450 gram
* Tempat: Dallas, Texas

Noka merupakan kompilasi terbaik cokelat hitam dari perkebunan khusus di Venezuela, Pantai Gading, Trinidad dan Ekuador. Noka cokelat adalah cokelat dengan harga termahal kedua di dunia. Cokelat ini terbuat dari 75 persen kakao murni dengan campuran lain seperti mentega dan gula kakao.

Keunikan produsen cokelat ini adalah tidak menambahkan semua jenis emulsifier atau rasa vanili dalam produk cokelat mereka.

- Delafee
Delafee
* Pencipta: Delfee ©
* Harga: US$ 504 (sekitar Rp 5 juta) per 450 gram
* Lokasi: Neuchatel, Swiss

Bagi wanita penggemar emas, mungkin tergiur mencicipi Delafee, cokelat yang dibuat dari emas 24 karat berbentuk serpihan untuk setiap cokelat yang dibuat dengan tangan. Cokelat Delafee terbuat dari gula, minyak kelapa, mentega kokoa, susu bubuk dan vanili.
 
 
Cokelat adalah salah satu jenis kuliner yang banyak disukai umat manusia di seluruh belahan bumi. Cokelat sering masuk daftar belanja dan banyak orang menyimpannya untuk dimakan di lain waktu.

- Richart
Richart
* Pencipta: Richart ©
* Harga: US$ 120 (sekitar 1,2 juta) per gram
* Lokasi: Lyon, Perancis

Richart cokelat mungkin hanya menempati urutan keempat coklat paling mahal di dunia. Tapi keunggulan Richart terdiri dari 70 persen Criollo kakao Venezuela, yang diakui sebagai negara penghasil cokelat dengan kualitas terbaik di dunia. Kakao dalam cokelat Richart adalah bubuk kakao halus untuk menghasilkan rasa terbaik. Beberapa jenis cokelat Richart antaralain cokelat dengan kacang almond, raspberry, stroberi dan jenis buah eksotik lainnya.

- Godiva
Godiva
* Pencipta: Godiva "G" Collection
* Harga: US$ 117 per pon
* Tempat: New York City, New York

Godiva berasal dari salah satu negeri yang terkenal dengan produk cokelat asal Belgia. Produsen cokelat chocolatier Godiva memperkenalkan koleksi cokelat terbarunya, "G". Seluruh koleksi "G" terdiri dari berbagai bahan dan rasa seperti palet d'Or, Tasmanian Honey dan Meksiko Hot Chocolate. Rasa cokelat tergantung pada jenis bon-bon yang diproduksi.

Sumber: Vivanews
read_more

Cokelat Terberat di Dunia

 

Cokelat merupakan camilan favorit banyak orang. Tapi, apakah Anda masih mau mengemil penganan kesukaan jika beratnya mencapai 253.9 kilogram?

Pemilik The Queen's Head Inn, di Bromsgrove, Inggris, Gianni D'Aniello dan kepala koki Chris Long menghabiskan lima setengah jam untuk membangun truffle dari resep tradisional cokelat brandy, dobel krim dan bubuk kakao.

Pembuatan cokelat ini menghabiskan £1.600 untuk membeli bahan-bahannya. Setelah selesai dibuat cokelat seberat 253.9 kilogram ini diketahui mengandung 433.330 kalori dan 22.941 gram lemak, dikutip dari Dailymail.
Hasilnya, cokelat ini sukses memecahkan rekor dunia pembuatan cokelat berbentuk truffle bercitarasa brandy. Rekor ini akan mengalahkan rekor sebelumnya yang hanya 196.3 kilogram.

Pembuatan cokelat berbentuk truffle ini dibuat sesuai dengan pedoman resmi, diciptakan dalam proporsi yang benar dan disusun dengan cara sama sebagai truffle ukuran normal sebelum dilapisi bubuk kakao.
Rencananya, cokelat terbesar ini akan dipotong-potong untuk selanjutnya dijual dan uang yang terkumpul akan disumbangkan ke Birmingham Children's Hospital Heart.
Perwakilan Guinness Book of Record memastikan cokelat ini akan dimasukan ke dalam buku Guinness Book of Record.

Sumber: http://kosmo.vivanews.com/news/read/183812-cokelat-terberat-di-dunia
read_more

Visit Banda Aceh Year 2011 Diluncurkan

Luluh lantak dihantam gempa berkekuatan 8,9 Skala Richter yang disusul tsunami, 26 Desember 2004 lalu, Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh, sekarang sudah jauh lebih baik dibandingkan sebelum kejadian gempa dan tsunami. Bahkan, sejak 2007, Banda Aceh meraih sejumlah prestasi membanggakan. Menjadikan pariwisata dan kebudayaan sebagai sektor unggulan, Selasa (19/10) di Jakarta, diluncurkan Banda Aceh sebagai destinasi wisata unggulan, Visit Banda Aceh Year 2011.
"Dengan citra sebagai Kota Serambi Mekkah, Kota Banda Aceh menjadikan pariwisata sebagai sektor unggulan yang dapat diandalkan. Karena mampu menggerakkan sektor ekonomi yang menciptakan dampak multiganda untuk kesejahteraan masyarakat," kata Wali Kota Banda Aceh Mawardy Nurdin.
Kota Banda Aceh berusia lebih 805 tahun dan dulunya merupakan ibu kota Kerajaan Aceh Darussalam kerajaan Islam pertama di Asia Tenggara . Peninggalan-peninggalan masa lalu, merupakan hal menarik untuk dikunjungi wisatawan nusantara dan wisatawan mancanegara.
Mawardy Nurdin menjelaskan, untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke Banda Aceh, sudah ada banyak agenda yang disiapkan, antara lain Banda Aceh Festival, Festival Geulayang Tunang, Putroe Phang Art, dan Music Weekend Show.  
Wakil Gubernur Aceh Muhammad Nazar mengatakan, pascakonflik dan tsunami Aceh, tak lagi dirasakan sebagai malapetaka. Sebaliknya, menjadi tantangan dan peluang untuk mencapai kemajuan masa depan Aceh yang lebih gemilang.
"Disadari industri pariwisata di belahan dunia mana pun telah berkembang pesat. Perkembangan dunia pariwisara berdampak pada peningkatan penerimaan devisa negara, memperluas kes empatan berusaha, dan menciptakan lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat. Karena itu, Pemerintah Aceh melalui paradigma baru pembangunan Aceh, memandang perlu mendukung percepatan ekonomi Aceh, salah satunya melalui sektor pariwisata," ungkapnya.
Menurut Muhammad Nazar, Sektor Pariwisata Aceh mengalami kemajuan pesat, antara lain karena dikenalnya Aceh ke panggung dunia. Melalui kampanye promosi pariwisata dan pencanangan Visit Banda Aceh Year 2011 oleh Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik, hari ini Aceh dan utamanya masyarakat Kota Banda Aceh mencatat sejarah dalam konteks kebangkitan pariwisata.  
"Visit Banda Aceh Year 2011 sesuatu yang amat strategis untuk menarik wisatawan berkunjung ke Banda Aceh. Inisiatif brilian ini membanggakan sekali. Kerja keras dan membangun kemitraan perlu terus dilakukan untuk mewujudkan Kota Banda Aceh sebagai Bandar Wisata Islami," tandasnya.
Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik mengatakan, Banda Aceh merupakan salah satu destinasi unggulan. Lima hal yang membuatnya unggul adalah keindahan alam yang memesona, budaya yang unik dan luar biasa, masyarakat Aceh yang sangat terbuka dan ramah, kuliner yang khas dan menggoda selera, dan value, nilai-nilai yang dijunjung tinggi.
"Karena 92,67 persen masyarakat Aceh pilih Susilo Bambang Yudhoyono jadi Presiden, saya diperintah Presiden untuk memberikan perhatian lebih. Dan saya juga telah perintahkan masing- masing direktur jenderal untuk menggarap film Iskandar Muda, memberikan perhatian ke museum-museum di Aceh, termasuk seni-budaya Aceh. Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata sudah mengusulkan Tari Saman ke UNESCO sebagai warisan budaya dunia tak benda," tandas Jero Wacik.

Sumber: KCM
read_more

Alat Sterilisasi Air Tanpa Gas dan Listrik

Ucapkan selamat tinggal pada ketergantungan Anda terhadap gas dan listrik untuk mensterilkan air. Kini, Unilever Indonesia meluncurkan produk baru yang memungkinkan Anda untuk menikmati air minum dengan instan, tanpa perlu repot memanaskannya dahulu, tanpa bantuan bahan bakar apapun, dan tanpa listrik.
Unilever Pureit, begitu produk baru ini disebut, mampu mensterilisasi dan menjernihkan air dalam waktu singkat tanpa pendidihan, metode sterilisasi konvensional yang biasanya kita pakai.

Unilever Pureit mensterilkan air lewat empat tahapan. Tahapan pertama adalah filtrasi air lewat penyaring serat mikro untuk menghilangkan kotoran yang terlihat. Tahapan kedua adalah melewatkan air pada lapisan karbon aktif yang akan menghilangkan pestisida dan parasit berbahaya.
Tahapan ketiga adalah tahapan yang paling penting, di mana semua virus dan bakteri dibasmi oleh sebuah teknologi bernama programmed disinfection technology. Sedangkan tahapan terakhir adalah proses penjernihan yang memungkinkan air menjadi tak berbau dan tak berwarna.
Keseluruhan tahapan itu dilakukan dalam alat yang cuma sebesar dispenser. Dalam produk terbaru Unilever ini, terdapat bagian yang paling penting untuk proses sterilisasi, disebut germkill kit. Bagian ini mampu berfungsi maksimal selama kurang lebih delapan bulan dengan pemakaian normal, atau sebanyak kurang lebih 80 liter. Dalam bagian tersebut, terdapat lapisan karbon, pembunuh bakteri, dan penjernih.

Pembuatan produk ini didasari oleh kondisi air perkotaan yang kian memburuk. Felicia Julian, Brand Manager Unilever Pureit, mengungkapkan, dari hasil penelitian Unilever yang bekerjasama dengan Sucofindo, 48 persen dari sumber air di Jabodetabek dan Bandung tercemar coliform dan 50 persen sumber air yang ada juga memiliki keasaman di luar ambang batas.
Akibatnya, banyak masyarakat menderita penyakit karena mengonsumsi air tercemar. Pakar kesehatan lingkungan Dr R. Budi Haryanto SKM, MKes, M.Sc., mengatakan, hampir 50 persen penyakit yang diderita oleh masyarakat Indonesia disebabkan oleh air minum yang tercemar dan pola hidup yang tidak bersih.

Sebagai inovasi terbaru dalam sterilisasi air, produk ini memiliki beberapa kelebihan, di antaranya adala pengakuan Internasional dari Environmental Protection Agency (EPA) dan pengakuan nasional dari laboratorium IPB, TIB dan UGM yang menganalisa air hasil sterilisasi Unilever Pureit berdasarkan standar baku air minum dari PERMENKES.
Pemeliharaan alatnya pun tergolong mudah, karena hanya perlu memastikan Germkill Kit dalam kondisi yang layak digunakan, yaitu dengan melihat Germkill Life Indikator, fitur produk yang memungkinkan anda mengetahui kelayakan Germkill Kit.

Walau begitu praktisnya menggunakan alat ini, Anda juga harus tetap mengawasi kualitas sumber air yang akan digunakan secara fisik, misalnya dengan melihat apakah terdapat endapan dalam air atau rasa dan warna yang aneh. Adanya endapan, misalnya, diungkapkan Budi Haryanto dapat merujuk pada adanya logam berat yang terdapat di dalam air yang akan dikonsumsi.
Julian mengimbau, "Sebaiknya menggunakan sumber air yang telah biasa digunakan, misalnya air PAM atau air tanah. "Hal tersebut ditekankan sebab alat akan berfungsi dengan baik jika sumber airnya pun baik," katanya.

Penggunaan alat ini mungkin akan membuat anggaran penyediaan air minum bagi keluarga dapat ditekan. Alat ini dijual dengan harga sekitar Rp 500.000 dengan biaya penggantian Germkill Kit setiap delapan bulan sekali sebesar sebesar Rp 150.000.
Biaya sterilisasi satu liter air mengunakan alat ini diperkirakan hanya Rp 100 saja, lebih murah dibanding harga satu liter air galon ataupun isi ulang. Pastikan saja Anda rajin membersihkan alat ini dengan cara yang benar, misalnya dengan tak menyikatnya dengan sikat kasar. Saat ini, produk ini baru bisa didapatkan di Jabodetabek dan Bandung.

Sumber: KCM
read_more

Tuesday, October 19, 2010

Daftar 10 Bank Terbesar di Indonesia

 

Bank Indonesia kembali merilis data terbaru statistik bulanan mengenai perkembangan perbankan di Indonesia. Berdasarkan data statistik tersebut, sebanyak sepuluh bank papan atas menguasai 63,5 persen pangsa pasar aset perbankan nasional. Total aset 10 bank terbesar itu adalah Rp1.714 triliun.

Data terbaru Bank Indonesia itu menunjukkan Bank Central Asia yang selama ini berada di posisi ketiga nyaris menendang PT Bank Rakyat Indonesia yang berada di posisi kedua berdasarkan aset terbesar.

Sedangkan, posisi teratas masih dipegang oleh PT Bank Mandiri Tbk yang menguasai pangsa aset sebesar 13,76 persen dari total aset perbankan di Indonesia. Bank milik negara ini memiliki aset Rp 371,67 triliun. Komposisi saham pemerintah tercatat 66,7 persen dan publik sebanyak 33,3 persen. Hingga Juni 2010, Bank Mandiri telah memperkerjakan 24.282 karyawan dengan 1.180 kantor cabang dan 7 kantor di luar negeri.

BRI yang menempati posisi kedua memiliki aset Rp306,7 triliun. BRI lebih dikenal fokus pada pengembangan kredit usaha kecil. Pemerintah memiliki porsi saham 59,5 persen dan saham publik 40,5 persen.

BCA yang menduduki posisi ketiga memiliki aset Rp 305,16 triliun. Ini adalah bank swasta terbesar yang dikendalikan oleh Grup Djarum. Pemegang saham mayoritas adalah FarIndo Investments Ltd yang berpusat di Mauritius, yang dipegang oleh Bambang Hartono dan Robert Budi Hartono sebanyak 47,15 persen saham. Sisanya dimiliki oleh Anthony Salim sebesar 434 juta atau 1,76 persen. Saham yang beredar di publik sebesar 49,9 persen.

Peringkat keempat ditempati oleh PT BNI Tbk dengan total aset Rp 217,074 triliun. Bank ini dimiliki oleh pemerintah sebesar 59,5 persen dan publik 40,5 persen. Bank ini merupakan bank komersial tertua, yang didirikan pada 5 Juli 1946. BNI memiliki 1.242 outlet yang tersebar di Indonesia dan 5 cabang di luar negeri.

Peringkat kelima ditempati oleh CIMB Niaga Tbk Rp 126,969 triliun (4,7 persen). Bank Niaga dimiliki oleh CIMB Group Bhd sebesar 56,1 persen, Santubong Ventures Sdn Bhd sebesar 16,65 persen, Greatville Pte Ltd 2,58 persen, dan lainnya 23,59 persen.
Berikut ini perincian daftar 10 bank terbesar berdasarkan data statistik perbankan dari Bank Indonesia.
Daftar 10 bank terbesar
No Nama Bank Aset (Rp triliun) Pangsa Pasar (%)
1 Bank Mandiri 371,67 13,76
2 BRI 306,76 11,36
3 BCA 305,16 11,30
4 BNI 217,07 8,04
5 Bank CIMB Niaga 126,96 4,70
6 Bank Danamon 101,78 3,77
7 Bank Panin 91,50 3,39
8 BII 66,87 2,48
9 Bank Permata 65,32 2,42
10 BTN 61,66 2,28

Sumber: Vivanews
read_more

Pondasi Kerajaan Singosari Diketemukan

Tim peneliti dari Pusat Penelitian dan Pengembangan Arkeologi Nasional menemukan fondasi bangunan kuno pada zaman Kerajaan Singosari di areal tempat pemakaman umum Jalan Ken Dedes, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur.
Ketua tim peneliti Puslitbang Arkeologi Nasional Amelia di Malang, Senin, mengatakan, temuan tersebut merupakan hasil penggalian yang dilakukan sejak Sabtu (9/10) hingga hari ini.
Dalam penemuan tersebut, sejumlah benda penting yang menunjukkan keberadaan Kerajaan Singosari pada abad 13 Masehi juga ditemukan di antaranya pecahan tembikar dan keramik.
Sebelumnya, pihak peneliti tidak menemukan apa pun pada penggalian pertama keculai pecahan tembikar.
Padahal pada penggalian pertama tersebut peneliti berharap menemukan Arca Dwarapala yang juga sebagai tanda pintu masuk Kerajaan Singosari.
Sementara itu, pada penggalian Senin tim peneliti menemukan struktur batu bata besar berukuran panjang 29 centimeter, lebar 19 centimeter serta dengan ketebalan 6 centimeter.
Di lokasi lain yang masih dalam satu tempat juga ditemukan struktur batu bata panjang sekitar 40-42 centimeter, lebar 20 centimeter, dan ketebalan 12 centimeter.
Amelia menyebutkan, struktur batu bata tersebut diperkirakan fondasi perumahan kuno.
Dua struktur batu bata mirip fondasi yang ditemukan Senin ini  tempatnya berdampingan dan hanya berjarak sekitar satu meter dengan struktur bentuk yang berbeda. "Fondasi satunya berbentuk memanjang dengan batu andesit tertata rapi di bawah batu bata. Sedangkan struktur batu bata disebelahnya tertata rapi tanpa batu andesit di bawahnya," katanya.
Amelia menjelaskan, penemuan terbaru ini penting sebab menunjang data penelitian sebelumnya yang pernah dilakukan pada 22-31 Juli 2009 dan satu rangkaian dengan penelitian pada 2002.
Apakah fondasi tersebut merupakan tempat keraton Kerjaaan Singosari, rumah pejabat atau rumah penduduk biasa, masih belum dipastikan sebab belum ditemukan pintu masuk bangunan tersebut dan menghadap ke arah mana. "Kami akan ungkap lagi pada penggalian mendatang sambil menunggu analisa temuan hari ini," katanya.

Sumber: ANT/KCM
read_more

Hujan Meteor Orionids Puncaknya Minggu Ini

Hujan meteor Perseid akan mencapai puncaknya minggu ini. Dalam hujan meteor tersebut, sejumlah besar meteor yang bernama Orionids akan terlihat. Bila Orionids akan bergerak ke bagian utara bintang kemerahan paling bercahaya, Betelgeuse yang berada di gugus Orion, maka kita akan melihat bintang tersebut bergerak ke selatan.
Orionids sebenarnya sudah bisa dilihat sejak tanggal 2 Oktober 2010. Namun, pendarannya masih sangat redup. Meteor tersebut baru tampak jelas mulai tanggal 17 Oktober 2010. Puncak hujan meteor akan terjadi pada tanggal 21 Oktober 2010, hari Kamis mendatang. Pada saat itu, antara 20 dan 30 meteor akan bisa dilihat setiap jam.
Namun, untuk melihat sejumlah meteor itu, Anda perlu bersabar dan memiliki strategi. Siklus bulan yang saat ini sedang berjalan menuju purnama dikhawatirkan akan mengganggu pengamatan Orionids. Saat menuju purnama, bulan memantulkan cahaya matahari dalam intensitas yang besar sehingga cahaya meteor tampak redup. Hal itu akan mengurangi jumlah meteor yang bisa dilihat.
Untuk mengakali hambatan itu, para astronom mencari waktu yang tepat dengan menggunakan Skywatching Table atau kalender pengamatan aktivitas luar angkasa. Berdasarkan kalender tersebut, waktu yang paling tepat untuk melakukan pengamatan adalah beberapa hari sebelum purnama pada saat dini hari atau pada waktu yang disebut "jendela", jeda antara tenggelamnya bulan dan sebelum fajar menyingsing, saat langit sepenuhnya gelap.
"Jendela" terbaik jatuh pada tanggal 18, 19, dan 20 Oktober. Secara umum, langit gelap akan muncul selama sekitar 150 menit pada tanggal 18 Oktober dan berkurang menjadi 100 menit pada tanggal 19 Oktober, lalu 50 menit pada tanggal 20 Oktober. Jadi, pada tanggal 20 Oktober, waktu terbaik untuk observasi adalah setelah bulan tenggelam dan sebelum matahari terbit yang waktunya selisih 50 menit.
Kemungkinan, selusin Orionids akan bisa dilihat pada tanggal 20 Oktober pagi, satu hari sebelum puncak hujan meteor tersebut. Pada tanggal 21 Oktober pagi, menurut perkiraan, bulan belum akan tenggelam ketika fajar sudah menyingsing sehingga sulit untuk mengamati meteor.
Selain waktu pengamatan, para astronom juga menekankan pentingnya mencari lingkungan yang tepat untuk mengamati Orionids. “Orionids biasanya tampak redup dan sulit diamati dari wilayah perkotaan,” kata ahli meteor, Robert Lunsford. Ia menambahkan, “Anda sangat disarankan untuk mencari lokasi pedesaan agar bisa melihat aktivitas Orionids dengan maksimal.”
Orionids yang bisa dilihat dalam hujan meteor tersebut sejatinya merupakan debu-debu angkasa sisa aktivitas komet Halley yang melintasi orbit Bumi 76 tahun sekali. Debu-debu tersebut mampu terlihat karena bergerak melintasi atmosfer bumi. Kecepatan Orionids diperkirakan mencapai 66 km/detik. Hanya meteor Leonids yang mampu mengalahkan kecepatan Orionids dan bisa dilihat pada bulan November.
Sebenarnya, ada dua macam meteor yang berasal dari sisa aktivitas Halley dan bisa diamati. Satu lagi adalah meteor yang tampak pada bulan Mei dan berasal dari gugus bintang Aquarius.
Setelah puncak, aktivitas hujan meteor perlahan turun hingga 5 meteor per jam pada tanggal 26 Oktober. Orionids terakhir mungkin akan muncul hingga tanggal 7 November. Namun sangat disayangkan, bulan akan mengurangi kesempatan untuk melihat meteor ini. Walau demikian, bagaimanapun, Anda tetap harus melihat keturunan-keturunan dari Komet Halley ini, atau Anda harus menantikan kesempatan melihatnya tahun depan.

Sumber: KCM
read_more

Ikan Hantu dari Palung Sedalam 7 Km

Oceanlab, University of Aberdeen
Ikan Hantu dari Palung Sedalam 7 Km

Spesies baru snailfish, jenis ikan laut dalam yang bergerak lambat seperti siput, berhasil terekam dengan kamera bawah air. Tubuhnya yang berwarna putih seluruhnya, ikan tersebut bak hantu saat ditemukan sedang berenang di kegelapan samudra pada kedalaman 7 km di palung laut perairan Peru-Cile, Samudra Pasifik bagian tenggara.

"Hal yang menggoda adalah kita punya foto yang sangat jelas dari spesies itu," kata Monty Priede, Direktur Oceanlab di Universitas Aberdeen, Skotlandia. "Tidak seorang pun yang pernah melihat ini sebelumnya, dan itu tak pernah ditangkap kamera sebelumnya."

Snailfish merupakan jenis vertebrata atau hewan bertulang belakang yang hidup di perairan paling dalam. Penemuan teranyar ini menguatkan bukti bahwa banyak hewan laut dalam yang tahan terhadap kondisi ekstrem seperti suhu rendah dan tekanan tinggi. Rekor snailfish yang paling dalam ditemukan adalah pada palung di perairan Jepang yang direkam pada tahun 2008 di kedalaman 7,7 km.
Hidup begitu jauh di bawah air, spesies yang berukuran panjang 15 cm itu mampu menahan tekanan tinggi yang setara dengan 1.600 gajah yang berdiri di atas minicooper. "Pada level molekuler dan detail biokimianya, spesies tersebut sangat adaptif dengan lingkungannya yang bertekanan tinggi," ucap Priede, menerangkan kemampuan spesies tersebut untuk bertahan di kedalaman laut.

Ikan tersebut merupakan salah satu spesies baru yang ditemukan dalam ekspedisi hasil kerja sama antara Oceanlab Universitas Aberdeen Skotlandia, National Institute of Water and Atmospheric (NIWA) Selandia Baru, dan Universitas Tokyo Jepang baru-baru ini. Selama tiga minggu ekspedisi, tim peneliti berhasil menangkap 6.000 gambar di palung berkedalaman 4.500 hingga 8.000 meter. Selain menemukan spesies tersebut, para peneliti juga menemukan sejumlah besar amphipod, cusk eel (sejenis belut), dan crustacea (udang-udangan) pemakan bangkai.

Sumber: KCM
read_more

Inilah Hasil Pengujian Mi Instan Seluruh Indonesia

Semua produk mi instan yang terdaftar dan beredar di Indonesia memenuhi standar dan persyaratan yang berlaku serta dinyatakan aman untuk dikonsumsi.
Dari 158 sampel kecap dalam mi instan, ada 96 sampel mengandung methyl p-hydroxybenzoate yang tidak melebihi 250 mg per kg (batas maksimum yang diizinkan). Sementara 62 sampel sama sekali tidak mengandung zat pengawet untuk saus atau kecap.
Demikian hasil sampling surveillance dan pengujian laboratorium Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI terhadap sejumlah merek mi instan dari peredaran di 21 provinsi yang dikemukakan oleh Kepala BPOM, Kustantinah, di Jakarta, Senin (18/10/2010).
BPOM menentukan 250 mg per kg sebagai batas penggunaan methyl p-hydroxybenzoate atau nipagin pada produk saus atau kecap di Indonesia. Nilai tersebut berdasarkan standar Codex Allimentarius Committee (CAC) dan kajian ilmiah terhadap risiko kesehatan serta sesuai Peraturan Menteri Kesehatan No 722/1988 tentang Bahan Tambahan Makanan.
Selain itu, berdasarkan Database of Select Committee on Generally Recognize as Safe (GRAS) Substances Reviews, diketahui tidak ada bukti bahaya pemakaian nipagin sebagai pengawet dalam pangan olahan sepanjang digunakan sesuai standar dan tidak melebihi batas maksimal yang diizinkan.
"BPOM sendiri terus mengawasi post market dengan mengambil sampel pangan olahan secara acak dan pengujian laboratorium, termasuk mi instan yang dijual di pasaran," ujar Kustantinah.

Sumber: KCM
read_more

Tidak Cukup Hanya Bikin Kenyang

Diakui atau tidak, salah satu bahan pangan yang mampu mendiversifikasi beras saat ini adalah mi instan. Setiap kali ada bencana alam atau keadaan darurat di suatu tempat, yang terpikir adalah mengirim bahan pangan cepat saji dan pilihannya sering kali jatuh pada mi instan.

Popularitas mi instan pun merambah luas serta melahirkan peluang bisnis baru, yaitu warung mi instan, dengan berbagai variasi cara penyajian.

Dengan sedikit sentuhan kreativitas, mi instan yang per bungkus harganya sekitar Rp 900 nilainya bisa melonjak menjadi Rp 10.000, bahkan Rp 18.000 saat disajikan dengan berbagai variasi. Mulai ditambah sayuran, telur, bakso, kornet, potongan daging ayam, hingga taburan keju. Warung mi instan pun menjamur di berbagai pelosok negeri ini. Konsumennya pun lintas generasi. Mi instan disukai mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.

Besarnya pangsa pasar ini membuat industri mi instan pun berkembang. Saat ini setidaknya ada 17 unit industri mi instan, dengan kapasitas produksi total 1,77 juta ton per tahun. Kapasitas produksi itu setara dengan 24,6 miliar bungkus mi instan per tahun.

Digoyang isu

Puluhan tahun sudah mi instan merambah pasar makanan di dalam negeri, bahkan di luar negeri. Pro-kontra tentang sehat atau tidaknya mengonsumsi mi instan sudah lama terdengar. Namun, baru kali ini secara terang-terangan otoritas kesehatan Pemerintah Taiwan menyatakan bahwa mi instan produk Indonesia sebagai makanan berbahaya. Ini diwujudkan dengan tindakan menarik Indomie dari pasar Taiwan.

Media massa Taiwan memberitakan produk mi instan Indonesia, yang diproduksi PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk, mengandung bahan pengawet E-218 ( Methyl Phydroxybenzoate ) dengan nama dagang nipagin.

Nipagin merupakan bahan tambahan pangan, yang berfungsi sebagai pengawet yang terdapat di dalam kecap manis. Sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 722/Menkes/Per/IX/88, penggunaan nipagin yang diperbolehkan dalam kecap sebesar 250 miligram per kilogram.

Dalam satu bungkus mi instan terdapat 4 gram kecap. Dengan asumsi itu, total kandungan nipagin di dalam kemasan satu bungkus mi instan sebanyak 1 miligram.

Berdasarkan European Food Safety Authority (EFSA), angka acceptable daily intake atau asupan maksimum yang diizinkan sebesar 10 miligram per kilogram berat badan per hari.

Misalnya, untuk orang dengan berat badan 50 kilogram, ambang batas konsumsi per hari nipagin maksimal 500 miligram. Dengan kata lain, konsumsi mi instan yang bisa ditolerir orang tersebut 500 bungkus per hari.

Hampir pasti tidak akan ada orang yang mengonsumsi mi instan 500 bungkus per hari. Namun, ada atau tidak ada fakta itu, yang pasti kesadaran perlunya makanan sehat kembali menjadi kesadaran bersama.

Satu sisi penarikan Indomie memberi hikmah pentingnya makanan sehat. Di sisi lain, muncul kekhawatiran akan dampak ikutan terhadap sektor lain.

Ketua Umum Forum Masyarakat Perunggasan Indonesia Don Utoyo, misalnya, khawatir kasus di Taiwan akan berpengaruh pada perdagangan mi instan di dalam negeri. Apabila hal itu terjadi, perdagangan komoditas lain, seperti telur, yang menjadi pelengkap mi instan akan terganggu. ”Kalau orang Indonesia menghentikan makan mi instan, konsumsi telur ayam juga bisa turun sebab makan mi instan biasanya menggunakan telur ayam,” ujar Don.

Saat ini produksi telur ayam di dalam negeri 1,2 juta ton per tahun. Jumlah tersebut, menurut Don, sesuai dengan konsumsi telur masyarakat, yakni 80 butir per kapita per tahun, atau 1,5 butir per kapita per minggu.

Konsumsi telur masyarakat Indonesia ini masih jauh di bawah konsumsi telur Malaysia dan China, yang rata-rata satu butir per hari per orang.

”Jadi, asupan protein masyarakat kita relatif rendah. Isu penarikan Indomie mengkhawatirkan karena sebagian besar masyarakat Indonesia masih luar negeri minded . Apa yang terjadi di luar negeri bisa begitu saja dianggap baik untuk diterapkan di dalam negeri,” kata Don.

Prosedur aneh


Menanggapi kasus penarikan Indomie di Taiwan, Ketua Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Seluruh Indonesia (Gapmmi) Franky Sibarani merasa ada yang janggal.

”Saya merasa ada keanehan dalam kasus Indomie di Taiwan. Prosedur tetap, seharusnya produsen diberi kesempatan mengklarifikasi kepada otoritas yang berwenang dan diberikan waktu untuk penarikannya. Bukan langsung memublikasikannya di media massa,” katanya.

Ia mencontohkan kasus minuman berenergi yang mengandung zat berbahaya yang beredar di Indonesia. Produsen diberi waktu lebih dari tiga bulan untuk menarik produk bermasalah itu. ”Tidak mudah menanamkan kepercayaan kembali kepada konsumen untuk mengonsumsi kembali produk dengan merek yang sama,” tutur Franky.

Menteri Perindustrian MS Hidayat prihatin dengan penarikan produk Indonesia itu. ”Saya menegaskan, setelah mendapatkan berbagai informasi, mi instan produk Indonesia aman dikonsumsi,” kata Hidayat.

Selama ini, menurut Hidayat, mi instan yang diekspor ke Taiwan sesuai dengan peraturan bahan tambahan pangan (BTP) yang ditetapkan Pemerintah Taiwan, yaitu tanpa kandungan nipagin.

Produk yang ditemukan Department of Health Taiwan adalah mi instan dari Indonesia, yang diekspor tanpa eksportir resmi, sehingga standarnya tidak mengikuti standar Taiwan.

Menurut Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sofjan Wanandi, peristiwa di Taiwan pelajaran penting bagi Indofood serta industri lainnya. Kesadaran akan kesehatan sudah menjadi bagian dari kehidupan manusia. ”Tidak bisa lagi memproduksi untuk sekadar mengenyangkan perut kita,” katanya.

Kasus di Taiwan menjadi pelajaran. Akankah pemerintah memberi pembelaan atau proteksi terhadap industri nasional meski kadang memang ada pelaku industri yang berlaku curang? Atau, industri dibiarkan berjuang sendirian?

Sumber: KCM
read_more

FOLLOWERS