der@zino Blog

Pages

Tuesday, January 4, 2011

Cara Hindari Serangan Vertigo




Terserang vertigo bisa menjadi masalah berat bagi siapa saja. Pasalnya, selain mengganggu secara fisik seperti kehilangan keseimbangan, vertigo juga kerap mengganggu psikologis.

Seseorang yang terkena vertigo biasanya kerap cemas. Maklum penyakit ini datang tanpa ketuk pintu dulu alias tiba-tiba tanpa pemisi. Meskipun hanya terserang vertigo ringan, penderita sering harus berhenti beraktivitas dan menunggu sampai serangan tersebut berlalu.

Contoh vertigo ringan ini, pergerakan kepala yang mendadak, seperti ketika bangun tidur. Vertigo ringan ini bisa terjadi dalam hitungan detik saja lalu hilang.

Supaya tidak terganggu dengan kedatangan vertigo, penderita bisa menghindari dengan beberapa cara tertentu. Misalnya, cobalah tidur dengan posisi kepala yang agak tinggi. Lalu ketika bangun dari tempat tidur, janganlah membuat gerakan yang mengejutkan. Ada baiknya, bangun tidur secara perlahan dan duduk terlebih dahulu sebelum berdiri.

Anda juga harus hati-hati saat menggerakkan leher dalam posisi mendongak. Jadi, jika mengambil suatu barang atau benda dari ketinggian, hindarilah posisi mendongakkan kepala.

Selain menjaga gerak, pola hidup sehat tentu jadi syarat utama biar terhindar dari vertigo. Jika vertigo merupakan gejala penyakit serius, maka menghindari biang penyebab penyakit itu menjadi kunci biar tidak terkena vertigo.

Makan berlebihan juga dituding menjadi salah satu penyebab munculnya berbagai penyakit. Dengan makan berlebihan, maka makanan yang ada hanya tertimbun dalam tubuh sehingga tidak keluar melalui energi.

"Hindari makan karbohidrat terlalu banyak," saran Suhanto Kasmali, Dokter Umum dari Rumah Sakit Mediros, Jakarta Timur. Penimbunan energi ini yang dapat menyebabkan kolesterol tinggi atau tingginya gula darah.

Selain menjaga asupan karbohidrat, pola hidup sehat dengan mengurangi makanan dan minuman mengandung alkohol, kafein, dan juga makanan berminyak wajib hukumnya karena bisa menjaga tubuh tetap sehat.

Alergi juga bisa menjadi salah satu pemicu vertigo. Alergi dapat menyebabkan terkumpulnya cairan dalam telinga dalam dan gejalanya mirip dengan sindrom meniere alias kerusakan telinga bagian dalam yang berakibat pada pendengaran dan keseimbangan. Maka, menghindari makanan yang dapat merangsang alergi menjadi salah satu cara terhindar dari serangan vertigo.

Jadi sebaiknya Anda tidak berlebihan mengonsumsi makanan yang merangsang alergi seperti seafood, bila tak ingin vertigo menyerang.


Sumber : KONTAN
read_more

Obat Alami Atasi Sakit Kepala


Sakit kepala bisa datang kapan saja dan beragam pula penyebabnya. Obat sakit kepala yang paling banyak digunakan adalah aspirin dan ibuprofen. Bagi yang lebih suka menggunakan obat alami, bisa mencoba kiat-kiat ini untuk mengatasi sakit kepala.
* Tambahkan jus lemon ke dalam segelas air putih atau teh untuk meredakan sakit kepala. Aromaterapi dari kulit jeruk yang dilumatkan kemudian ditempelkan di dahi atau pelipis juga bisa mengatasi sakit kepala.
* Teh mint atau air peppermint cukup untuk membantu mengatasi sakit kepala.
* Minum air. Terkadang sakit kepala datang sebagai gejala dehidrasi. Minum banyak air putih untuk mencukupi kebutuhan tubuh, bisa  meredakan sakit kepala ini. Pilih air biasa atau hangat saja karena air es malah bisa menambah sakit kepala.
* Sakit kepala bisa dipicu oleh kurangnya vitamin maupun alergi makanan tertentu. Pola makan yang baik dan mengenali makanan apa saja yang membuat Anda sakit kepala dapat menghindarkan diri dari gangguan tersebut.
* Melakukan pernapasan dalam dan menghirup udara segar dapat meredakan sakit kepala.
* Kurang tidur bisa juga menyebabkan sakit kepala. Apalagi jika seharian Anda bekerja yang membuat mata tegang, mudah memicu sakit kepala. Jadi cobalah istirahat sejenak.
* Bagi Anda yang gemar minum kopi, teh, atau soda, bisa mengalami sakit kepala akibat kandungan kafein di dalamnya. Boleh saja tetap mengonsumsi minuman kegemaran itu, tetapi pilihlah yang jenis decaf.
* Sakit kepala mudah terjadi akibat ketegangan atau stres. Jika ini yang Anda alami, biarkan tubuh rileks. Bisa dengan melakukan pemijatan di tengkuk, bahu, pelipis, atau tangan. (GHS/rin)
read_more

Minuman Tinggi Kafein Ganggu Kecerdasan


Dalam jumlah sedang kafein memang bisa meningkatkan konsentrasi, membuat kita lebih sigap dan mampu melawati tantangan sulit. Namun manfaat tersebut terus berkurang seiring dengan banyaknya jumlah kafein yang diasup.
Minuman berenergi, yang biasanya mengandung kafein konsentrasi tinggi yang diminum secara berlebihan akan membuat tubuh menjadi mengantuk seperti efek minuman beralkohol.
Dalam sebuah penelitian, mahasiswa yang diberi minuman berkafein dosis rendah (setara dengan setengah kaleng minuman energi), memiliki respon yang tinggi pada hasil tes yang membutuhkan respon cepat dalam layar komputer.
Namun ketika dosis kafein yang ditingkatkan, mereka justru merespon dengan lambat. Para partisipan dalam studi juga mengatakan secara mental merasa over stimulasi dan mengantuk setelah minum.
"Tidak sedikit minuman energi yang juga mengandung alkohol. Karena itu jika dikonsumsi berlebihan efeknya bisa merugikan fungsi kognitif dan mengurangi kewaspadaan," kata Cecile A.Marczinski, peneliti dari Northern Kentucky University.
Penelitian dilakukan terhadap 80 mahasiswa berusia 18-40 tahun. Untuk mengetahui dampak dari kafein, para partisipan diberikan minuman berenergi dan sisanya diberi  minuman non kafein.
Konsumsi berlebih minuman tersebut juga bisa menyebabkan jantung berdebar sangat cepat akibat asupan kafein yang melebihi jumlah yang dianjurkan.

Sumber : Kompas/ Healthday News
read_more

50 Hujan Badai Buatan di Gurun Abu Dhabi

ilustrasi

Ilmuwan yang bekerja dengan Seikh Khalifa bin Zayed Al Nahyan, presiden Uni Emirat Arab dan pemimpin Abu Dhabi berhasil menciptakan 50 hujan badai di wilayah Al Ain, Abu Dhabi tahun lalu, wilayah gurun yang notabene sangat kering.
Para ilmuwan tersebut bekerjasama dengan perusahaan asal Swiss Metro System International yang dipimpin oleh Helmut Fluhrer dan Max Planck Institute for Meteorology, salah satu lembaga riset atmosfer utama dunia.
Fluhrer mengatakan, "Kami mengoperasikan teknologi inovatif pembuat hujan disebut Wheaternec di daerah Al Ain, Abu Dhabi. Kami memulainya Juni 2010 dan telah mebuat beberapa hujan."
Menurut pengakuan para ilmuwan, kebanyakan hujan berhasil diciptakan pada bulan Juli-Agustus. Para ilmuwan mengkalim bahwa hujan tersebut merupakan hujan pertama yang berhasil diciptakan dalam kondisi langit yang benar-benar cerah.
Untuk menciptakan hujan itu, para ilmuwan menggunakan pengion raksasa sebanyak 5 buah yang berbentuk mirip penutup lampu. Pengion digunakan untuk menghasilkan medan muatan negatif sehingga bisa membentuk awan.
Di samping pengion, terdapat 20 pengemisi yang bisa mengirim ion pembentuk awan ke atmosfer. Selama empat bulan pengemisi itu telah dinyalakan tahun lalu, saat kelembapan atmosfer mencapai 30% atau lebih.
Beberapa ilmuwan yang meragukan keberhasilan proyek ini. Pasalnya, Abu Dhabi terletak di pantai. Biasanya, wilayah tersebut bisa mengalami hujan musim panas, dipicu adanya kelembaban udara lebih tinggi akibat arus laut yang hangat.
Tapi, para ilmuwan yang menjalankan proyek ini tetap yakin. Professor Peter Wilderer dari Technical University of Munich yang menyaksikan secara langsung tetap percaya pada hasil penelitian.
"Kami sampai di langkah besar yang lebih dekat menuju titik di mana kita bisa meningkatkan ketersediaan air tawar untuk semuanya, dalam perubahan global yang dramatis."
 
Sumber: Kompas/ dailymail.co.uk
read_more

Satelit SOHO Berhasil Temukan 2000 Komet

 
Ilustrasi satelit SOHO.

Satelit Solar and Heliospheric Observatory (SOHO) telah berhasil dimanfaatkan untuk menemukan 2000 komet sejak diluncurkan 15 tahun lalu. Penemuan ini menjadikannya sebagai satelit penemu komet terampuh sepanjang masa.
Komet ke 2000 yang berhasil ditemukan dengan SOHO diumumkan pada tanggal 26 Desember 2010 lalu oleh NASA. Penemunya adalah Michal Kusiak, mahasiswa astronomi di Jagiellonian University, Polandia.
Kemampuan SOHO menemukan komet cukup menarik. Sebab, SOHO pada dasarnya tidak dirancang untuk meneliti komet. Saat diluncurkan pertama kalinya, SOHO sebenarnya bertugas meneliti atmosfer matahari atau disebut korona.
Ketika mengorbit dan mencitrakan matahari, SOHO menghalangi bagian yang paling terang dan mengirim citranya ke bumi. Astronom mendeteksi adanya komet dengan melihat spot yang ada pada sisi bagian yang terang, penanda adanya komet.
Perjalanan satelit hingga menemukan 2000 komet membutuhkan waktu 15 tahun. Waktu yang dibutuhkan untuk menginjak angka 1000 adalah 10 tahun, sementara waktu yang dibutuhkan untuk menemukan 1000 komet berikutnya hanya 5 tahun.
Penemuan komet dengan SOHO melibatkan 70 orang astronom amatir dan profesional dari 18 negara. Keseluruhanya melakukan secara sukarela. Mereka mengamati citra yang dihasilkan Large Angle and Spectrometric Coronagraph (LASCO), kamera milik SOHO.
Untuk mengkoordinasikannya, digunakan sebuah situs untuk melaporkan temuan. Karl Battams yang saat ini mengelola situs mengatakan, ketika menemukan komet, astronom akan melaporkannya langsung ke situs tersebut.
Selanjutnya, Karl akan mengkonfirmasi kebenaran dari setiap komet yang ditemukan dan memberi nomor tidak resmi. Data yang telah diberi nomor tersebut dikirim ke Minor Planet Center di Cambridge untuk kemudian diberi nama resmi.
Karl Battams mengungkapkan, "Ada banyak pengetahuan yang bisa kita dapatkan dengan adanya komet ini. Pertama, kita tahu ada lebih banyak komet di tata surya. Mereka bisa memberi tahu darimana mereka berasal dan hancur."
"Hampir keseluruhan komet yang ditemukan dengan SOHO berasal dari sumber yang sama," kata Battams. menurutnya, 85% dari komet berasal dari komet yang lebih besar bernama Kreutz yang hancur beberapa ratus tahun yang lalu.
Komet-komet yang ditemukan dengan SOHO atau yang disebut famili kreutz meruapakan "gembala matahari". Mereka bergerak mendekati matahari dan kemudian menguap dalam beberapa jam setelah penemuannya.
Michal Kusiak, si penemu komet ke 2000 sendiri termasuk astronom amatir yang berprestasi. Ia menemukan komet SOHO pertamanya pada tahun 2007 dan hingga kini telah menemukan 100 komet.
 
Sumber: Kompas/ www.astronomy.com
read_more

Monday, January 3, 2011

Lokasi Liburan untuk Nikmati Sinar Matahari




Jangan biarkan musim dingin merusak suasana liburan Anda. Ingin berjemur, tak perlu menunggu musim panas datang. Cobalah kunjungi beberapa tempat ini yang sinar mataharinya akan membuat liburan Anda tetap berwarna.

 

Salvador de Bahia, Brasil
Seberapa panas cuacanya? Sekitar 30 derajat dengan hanya beberapa hari hujan pada bulan Februari. Mengapa menjadi pilihan? Jika Anda mencari keajaiban kecil, cobalah menuju ke pantai indah Salvador. Perairan tropis yang hangat dan indah serta banyaknya festival jalanan dan jangan lupa untuk mencoba masakan lezat Afrika di beberapa tempat di sana.


The Azores, Portugal
Mengapa tempat ini menjadi pilihan. Ini alasannya. Ini merupakan salah satu pulau tropis  di samudra Atlantik. Keunggulannya adalah hangat, cuaca cerah sepanjang tahun. Lokasinya 1500 km dari Portugal. Pemandangannya sangat menarik dengan padang rumput yang subur seperti taman penuh dengan bunga berwarna-warni dan air laut biru berkilau.


Beirut, Lebanon
Beirut dikenal sebagai 'Paris dari Timur' Dengan museum yang menarik, restoran fantastis serta bar yang menghiasi sepanjang pantai menjadi daya tariknya. Selain itu suhunya itu berkisar sekitar 17 sampai 20 derajat.


Cape Town, Afrika Selatan

Suhu nyamannya sekitar 26 derajat dengan hanya beberapa hari hujan pada saat  bulan Februari sampai Maret. Mengapa Cape Town menjadi sebuah pilihan karena terdapat pemandangan yang sangat dramatis di sekitar Table Mountain. Tak hanya itu, Anda bisa bersantai sambil menikmati koktail di hamparan pasir putih dengan pantai indah.



Cancun, Meksiko
Cancun memiliki suhu sekitar 26 derajat celcius. Cancun merupakan slaah satu tempat favorit untuk berjemur dan menikmati pemandangan pantai yang indah. Banyak masyarakat Inggris yang mencari sinar matahari di sini. Tempat ini dianggap menarik karena kita bisa juga menikmati tur hutan rawa bakau Puerto Morelos.


• VIVAnews
read_more

Siklus Alam Lelehkan Gletser di Gunung

Gletser di gunung meleleh akibat siklus alami (utoronto.ca)
 
Puncak gunung es yang ada di seluruh planet Bumi tidak hanya lenyap oleh aktivitas manusia saja. Menurut geolog asal Swiss, siklus alami yang terjadi di samudera bisa mempengaruhi hingga separuh lelehnya gletser di gunung Alpine sepanjang dekade ini

Mattias Huss dan tim peneliti asal University of Fribourg melaporkan, mereka telah mengumpulkan data pengukuran terhadap daratan, foto udara, dan catatan cuaca lokal selama lebih dari 100 tahun terakhir.

Mereka kemudian menggunakan data ini untuk mengukur 30 gletser besar yang ada di Swiss dan membuat model komputer dari setiap gletser agar dapat mengidentifikasi pelelehan besar yang terjadi di tahun 1940-an dan pada beberapa dekade terakhir.

Ternyata, siklus melelehnya gletser secara signifikan terjadi bersamaan dengan kenaikan dan penurunan temperatur permukaan laut alami yang terjadi di kawasan utara samudera Atlantik. Sebagai informasi, setiap 60 tahun sekali, suhu di kawasan itu berfluktuasi sekitar 0,2 derajat Celcius.

“Meski begitu, setidaknya, separuh dari berkurangnya es di Alpine selama 150 tahun terakhir adalah karena perubahan iklim yang disebabkan manusia,” kata Huss, seperti dikutip dari Discovermagazine, 22 Desember 2010.

Untuk itu, Huss berencana untuk memperluas pemodelannya agar dapat memetakan kondisi es di dataran di masa depan. “Saat ini yang jadi pertanyaan adalah bagaimana mengaplikasikan pemodelannya ke gletser lain dan membuatnya relevan dengan skala global,” ucapnya.


• VIVAnews
read_more

Misi Rahasia Abu Dhabi: Hujan di Gurun Pasir

Debu padang pasir (AP Photo/Natacha Pisarenko)
 
Selama berabad-abad, masyarakat yang hidup di Timur Tengah bermimpi untuk mengubah padang pasir yang panas dan tandus menjadi lahan pertanian, dengan air yang mengalir deras dari kran.

Kini, mimpi itu makin dekat pada kenyataan, setelah para ilmuwan yang dipekerjakan pimpinan Abu Dhabi mengklaim telah menghasilkan serangkaian hujan di lahan panas.

Ilmuwan mengklaim telah menurunkan hujan di Al Ain, di Timur Abu Dhabi, menggunakan teknologi yang didesain mengontrol cuaca. Saat cuaca cerah dan tak berawan, apalagi hujan, di wilayah Al Ain, dengan alat ini, justru bisa turun hujan. Bahkan, bisa turun hujan sampai 52 kali!

Kebanyakan hujan dihasilkan di puncak musim panas, Juli dan Agustus. Para ilmuwan bekerja secara rahasia atas perintah presiden Uni Emirat Arab, Sheikh Khalifa bin Zayed Al Nahyan.

Mereka menggunakan ioniser raksasa, rangka baja yang bentuknya seperti  penutup lampu -- untuk menghasilkan partikel negatif.

Alat ini akan mendorong terbentuknya formasi awan -- yang diharapkan akan memicu turunnya hujan.

Dalam sebuah video rahasia, pendiri perusahaan Swis yang bertanggung jawab dalam proyek ini, Metro Systems International, mengklaim telah sukses.

"Kami telah berhasil menurunkan hujan," kata Helmut Fluhrer, seperti dimuat Daily Mail.

Seperti diberitakan Sunday Times, ini adalah kali pertamanya, sebuah sistem mampu menciptakan hujan di langit yang cerah.

Di masa lalu, China dan beberapa negara lainnya menggunakan bahan kimia untuk menyemai awan -- baik untuk merangsang turunnya hujan maupun menghentikan tumpahan air dari langit.

Juni lalu, Metro System membangun lima ioniser atau peng-ion dengan 20 pengemisi yang bisa menciptakan triliunan ion pembentuk awan ke atmosfer.

Proyek ini dimonitor oleh Max Planck Institute for Meteorology, satu dari pusat fisika atmosfer utama dunia.

Beberapa ilmuwan ragu dengan hasil mencengangkan proyek Abu Dhabi, apalagi negara itu berada di pesisir yang kemungkinan kecil bisa mengalami curah hujan di musim panas -- yang dipicu naiknya uap dari laut yang panas -- sebelum akhirnya menjadi hujan.

Namun, penelitian mengungkapkan, turunnya hujan di wilayah itu bisa terjadi setelah mesin peng-ion dinyalakan.

Professor Peter Wilderer dari University of Munich mengaku menjadi saksi keajaiban proyek ini. "Kita makin mendekat ke sebuah titik, di mana kita bisa meningkatkan ketersediaan air bersih menghadapi perubahan global yang dramatis," kata dia.

• VIVAnews
read_more

Daftar Atraksi Angkasa di 2011

 
Gerhana matahari dilihat dari Pontianak, Kalimantan Barat, Jumat 15/1/2010
 
Tahun 2010 bumi telah dimeriahkan dengan serangkaian pertunjukan angkasa. Ada gerhana bulan yang baru saja terjadi di beberapa belahan bumi, ada pula hujan meteor Geminids dan Orionids. Nah, apa yang akan terjadi pada 2011 nanti?
Selain siklus bulan yang secara teratur terjadi setiap bulannya, berikut ini adalah daftar pertunjukan angkasa yang akan terjadi di 2011 yang beberapa jam lagi akan bersua dengan kita: 
3 - 4 Januari 2011 - Puncak hujan meteor Quadranids
Puncak hujan meteor Quadranids dan kurang lebih 40 meteor bisa dilihat setiap jamnya.
4 Januari 2011 - Gerhana matahari sebagian
Gerhana ini akan bisa dilihat di beberapa wilayah Afrika, Amerika dan Asia. Cek situs NASA untuk keterangan daerah yang lebih spesifik
3 April 2011 - Oposisi saturnus
Saat ini, Saturnus akan ada pada titik terdekatnya dengan bumi. Inilah saat terbaik untuk mengabadikan Saturnus dan bulannya dalam foto.
21 - 22 April 2011 - Hujan Meteor Lyrids
Sebanyak 20 meteor akan terlihat dalam hujan meteor ini. Meski memuncak pada tanggal 21 - 22, namun hujan meteor sudah bisa dinikmati sejak 16 April 2010.
5 - 6 Mei 2011 - Hujan meteor Eta Aquarids
Hujan meteor Eta Aquarids adalah hujan meteor tingkat rendah. Mulai terlihat sejak tanggal 4 Mei 2011, hujan meteor ini akan memuncak tanggal 5 - 6 Mei 2011.
1 Juni 2011 - Gerhana matahari sebagian
Gerhana matahari kali ini akan terlihat di sebagian besar wilayah asia Timur, Alaska, dan bagian utara Kanada dan Greenland.
15 Juni 2011 - Gerhana bulan total
Gerhana bulan akan terjadi di sebagian besar wilayah Amerika Selatan, Eropa, Afrika, Asia dan Australia. Warga negara Indonesia termasuk yang bisa melihatnya.
1 Juli 2011 - Gerhana matahari sebagian.
Memang, akan terjadi lagi gerhana matahari sebagian. Sayangnya, gerhana matahari ini hanya bisa disaksikan di pantai Antartika.
28 - 29 Juli 2011 - Hujan Meteor Delta Aquarids Selatan
Sebanyak 20 meteor bisa dilihat setiap jamnya pada malam puncaknya, 28 - 29 Juli 2011.
12 - 13 Agustus 2011 - Hujan meteor Perseids
Hujan meteor ini adalah salah satu hujan meteor terbaik yang bisa disaksikan. Kurang lebih 60 meteor bisa disaksikan setiap jamnya.
22 Agustus 2011 - Oposisi Neptunus
Saat ini, Neptunus akan mencapai posisi terdekatnya dengan bumi. Inilah saat terbaik untuk mengabadikan Neptunus, walaupun planet ini biasanya hanya akan tampak sebagi bintik biru di angkasa.
25 September 2011 - Oposisi Uranus
Ini adalah saat Uranus mencapai posisi terdekatnya dengan bumi. Bisa dijadikan kesempatan untuk mengabadikannya.
21 - 22 Oktober 2011 - Hujan meteor Orionids
Hujan meteor ini akan memungkinkan warga bumi melihat 20 meteor per jamnya. Lain dari biasanya, pada tahun 2011 hujan meteor ini akan mulai terlihat dari tanggal 20 September 2011.
29 Oktober 2011 - Oposisi Jupiter
Saat ini, Jupiter berada di posisi terdekatnya dengan bumi. Kesempatan baik untuk memotret Jupiter dan planetnya.
17 - 18 November 2011 - Hujan meteor Leonids
Seperti yang terjadi tahun ini, hujan meteor Leonids pada tahun 2011 akan menampakkan 40 meteor per jamnya.
25 November 2011 - Gerhana matahari sebagian
Pun, akan terjadi lagi gerhana matahari sebagian. Sayangnya, hal ini hanya bisa dilihat di Antartika.
10 Desember 2011 - Gerhana bulan total
Gerhana akan terjadi di sebagian besar wilayah Asia, Afrika Timur, Australia dan Pasifik. Indonesia juga bisa menyaksikannya.
13 - 14 Desember 2011 - Hujan meteor Geminids
Di hujan meteor ini, 60 meteor berwarna-warni akan bisa dilihat per jamnya. Puncak hujan meteor memang akan terjadi tanggal 13 - 14, namun hujan meteor sudah bisa disaksikan sejak 6 Desember 2011.
 
Sumber: Kompas / www.seasky.org
read_more

10 Spesies Baru Paling Top 2010

 
ILUSTRASI: Salah satu jejaring Laba-laba Darwin ditemukan membentang selebar 25 meter di sebuah sungai di Madagascar.

Begitu banyak spesies yang ditemukan di dunia selama tahun 2010 ini. Tak disangka, dalam 10 daftar spesies paling top versi Majalah Times itu, kebanyakan spesies baru berasal dari Papua Nugini, tetangga dekat Indonesia. Ini dia daftarnya:
1. Katak Berparuh
Katak ini ditemukan oleh tim Conservation International di wilayah hutan Kolumbia. Memiliki ukuran hanya 2 cm, katak ini dengan mudah menghindar dari serangan predator. Spesies ini merupakan salah satu jenis katak yang berkembang tanpa melewati masa metamorfosis sebagai berudu.
2. Laba-laba Darwin
Laba-laba ini ditemukan para ilmuwan di wilayah Madagascar. Sutra yang diproduksi laba-laba ini diketahui merupakan yang terkuat sehingga mampu memproduksi jejaring yang bagus. Salah satu jejaring laba-laba ini ditemukan membentang selebar 25 meter di sebuah sungai di Madagascar.
3. Semut Pohon Dataran Tinggi
Hewan ini adalah satu di antara 200 spesies yang ditemukan di Papua Nugini. Habitat semut pohon ini adalah sebuah wilayah yang terletak di 2,9 kilometer di atas permukaan laut. Untuk menyesuaikan diri, semut memiliki metabolisme lambat dan rahang yang selalu terbuka 180 derajat untuk memudahkan mendapatkan makanan.
4. Tonggeret Mossula
Spesies lain dari Papua Nugini yang masuk dalam 10 spesies paling top adalah Tonggeret Mossula. Spesies ini memiliki badan yang berwarna hijau serta mata berwarna pink. Kaki belakangnya berukuran besar dan berujung seperti duri. Ketika lawan hendak menyerang, kaki belakangnya digunakan untuk menyerang balik dan menusuk mangsa.
5. Katak Pohon Seukuran Kacang
Katak kecil yang berukuran hanya sebesar kacang ini ditemukan oleh ilmuwan asal Malaysia dan Jerman di hutan Borneo. Para ilmuwan mengatakan, katak ini merupakan jenis katak terkecil yang pernah ditemui. Meski demikian, suara yang dihasilkannya tak kalah keras dengan katak lain.
6. Katak Gelas Ekuador
Mengapa disebut Katak Gelas? Para ilmuwan mengatakan, hal itu disebabkan karena kulitnya yang transparan. Detak jantung katak ini bisa terlihat dengan jelas. Ilmuwan mengemukakan, spesies ini merupakan satu di antara 150 jenis katak gelas yang terdapat di Amerika Tengah dan Selatan.
7. Tikus Raksasa Berbulu Tebal
Tikus ini ditemukan di wilayah Papua Nugini. Lain dengan tikus kota yang takut menghadapi manusia, perangai tikus ini malah tampak bisa-biasa saja. Ilmuwan mengatakan, ukuran tikus ini hampir sebesar kucing.
8. Kelelawar Pemakan Buah Berhidung Tabung
Kelelawar ini biasa disebut Yoda. Dipanggil kelelawar berhidung tabung sebab bentuk hidungnya memang seperti tabung. Kotoran kelelawar ini adalah biji buah yang dimakannya, karenanya kelelawar ini sangat berguna bagi lingkungan untuk menyebarkan biji.
9. Tarantula Bergigi Biru
Tarantula ini ditemukan di wilayah Guyana, Perancis. Memiliki panjang 1 hingga 3 inchi, tarantula jenis ini memiliki gigi berwarna biru.
10. Pinguin Purba
Tak semua spesies yang ditemukan masih bisa dilihat keberadaannya, salah satunya adalah Pinguin Purba ini. Tak seperti pinguin saat ini yang memiliki bulu-bulu indah, Pinguin Purba memiliki warna bulu yang standar. Namun, tinggi pinguin ini hampir dua kali tinggi Pinguin Emperor masa kini.
 
Sumber: Kompas/ The Times
read_more

FOLLOWERS