der@zino Blog

Pages

Thursday, November 25, 2010

Pensiun Dini Menyehatkan Mental

Masa pensiun bagi sebagian orang dianggap sebagai masa yang membebaskan dan jalan menuju ketenteraman. Bagi mereka ini mengambil pensiun dini berdampak sangat positif  bagi kesehatan mental.

Penelitian yang dilakukan terhadap lebih dari 14.000 karyawaan di sebuah perusahaan nasional Perancis menunjukkan, mereka yang mengajukan pensiun dini di usia 55 tahun mendapatkan manfaat terbebas dari stres, perasaan selalu ditekan, dan kelelahan. Meski begitu, belum diketahui manfaat pensiun dini ini bagi kesehatan fisik.

Dalam penelitian itu, Dr Hugo Westerlund dan timnya dari Universitas Stockholm mengamati rekam kesehatan para karyawan selama 15 tahun sebelum dan setelah mereka memutuskan untuk mengambil pensiun dini.

Satu tahun sebelum pensiun, seperempat pekerja mengalami gejala-gejala depresi, dan 1 dari 10 pekerja menderita penyakit seperti diabetes atau penyakit jantung. Yang menarik, setelah mereka pensiun, gangguan yang terkait dengan mental berkurang. Demikian juga halnya dengan keluhan rasa lelah. Hal ini, meski sedikit, ikut mengurangi gejala depresi yang mereka rasakan.

"Pada pria yang mulai  memasuki usia paruh baya, bekerja bisa terasa sangat melelahkan. Di masa pensiun, mereka jadi punya waktu lebih banyak untuk melakukan kegiatan rileksasi," kata Westerlund.

Sedikit berbeda, penelitian berskala besar yang dipublikasikan tahun lalu menemukan bahwa mereka yang melewatkan masa pensiunnya tanpa bekerja lebih berisiko terkena serangan jantung, kanker, dan penyakit kronik lainnya dibandingkan dengan rekan mereka yang memilih untuk melakukan kerja paruh waktu di masa pensiun.

Para psikolog menyebutkan reaksi-reaksi yang dialami tubuh, baik fisik maupun mental, terkait dengan kepercayaan diri dan perasaan sejahtera berkat pekerjaan yang dimiliki. Orang yang masih melakukan aktivitas pekerjaan di masa pensiun juga diuntungkan dengan penghasilan ekstra sehingga hidupnya lebih nyaman.

Lagi pula, di usia pertengahan 50 tahun seseorang masih memiliki kesehatan mental tetap seperti sebelumnya. Kemampuan dalam memecahkan masalah juga masih kuat dan belum akan menurun sampai seseorang mencapai usia sekitar 75 tahun, terutama jika Anda masih tetap mengasah otak melalui berbagai kegiatan, seperti membaca atau mengisi teka teki silang.

Sumber :BBC
read_more

Gunung Bromo Warisan Gunung Purba

 
Gunung Bromo
 
Ketika muncul laporan mengenai gunung purba di kawasan Danau Toba - danau tersebut adalah kalderanya - banyak di antara kita waswas. Berdasarkan catatan sejarah, ternyata gunung purba bukan semata monopoli Danau Toba. Salah satu gunung purba lainnya memiliki kaldera yang kita kenal sebagai kaldera pasir Tengger.
Kaldera adalah pusat letusan yang diameternya lebih dari 2 kilometer, sedang kawah adalah pusat letusan yang berdiameter kurang dari 2 kilometer.
Menurut Kepala Sub-Bidang Pengamatan Gunung Api Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi Direktorat Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Agus Budianto, ketika dihubungi dari Jakarta, Rabu (24/11), Gunung Bromo di Jawa Timur merupakan gunung yang muncul akibat aktivitas Gunung Bromo purba pada masa lalu. Belum jelas berapa puluh ribu tahun yang lalu gunung purba tersebut meletus.
”Kalderanya adalah kaldera pasir yang kita kenal sekarang. Di sekitar kawasan kaldera pasir kemudian muncul beberapa gunung selain Gunung Bromo, di antaranya adalah Gunung Batok dan Gunung Widodaren. Model kaldera seperti ini amat umum di Indonesia. Ini berasal dari gunung yang besar sekali, megavulkano. Selain kaldera Bromo dan kaldera Danau Toba, juga ada kaldera Krakatau yang melahirkan Gunung Anak Krakatau, kaldera Batur yang melahirkan Gunung Anak Batur yang sekarang ada, dan kaldera Maninjau untuk Gunung Maninjau,” tutur Agus.
Kaldera Danau Toba, yang meletus sekitar 70.000 tahun lalu, menurut dia adalah hasil dari aktivitas vulkano dan aktivitas tektonik.
Dari catatan yang ada pada Babad Ngayogyakarta, Gunung Bromo meletus pada 28 Desember 1822 dan baru berhenti pada Januari 1823. Sebelumnya, pada 1822 meletus Gunung Merapi (Kompas Yogyakarta, 19/11), Gunung Slamet (Jawa Tengah), Gunung Kelud (Jawa Timur), dan Gunung Guntur (Jawa Barat). Pada tahun yang sama, lima gunung meletus. Tiga gunung lainnya adalah Gunung Kelud, Slamet, dan Guntur.

Meletus di tahun bersama
Sementara berdasarkan buku Data Dasar Gunung Api Indonesia terbitan 1979, Gunung Bromo tercatat meletus pada 1822 bersama dengan Gunung Merapi, Gunung Galunggung, dan Gunung Lamongan. Buku katalog referensi gunung api Indonesia dengan letusan dalam waktu sejarah ini dikumpulkan dari berbagai referensi yang ada sejak zaman kolonial.
Berdasarkan data di buku tersebut, Gunung Bromo telah meletus sebanyak 43 kali—ditambah letusan pada 2004. Namun, situs http://geodesy.gd.itb.ac.id menyebutkan telah meletus 50 kali sejak 1775. Catatan dari Data Dasar Gunung Api Indonesia, letusan tertua adalah pada 1804.
Menurut Neumann van Padang (Data Dasar Gunung Api Indonesia, 1979) dalam kaldera pasir tersebut dari Pegunungan Tengger ada tujuh pusat letusan dalam dua jalur yang bersilangan, satu pada arah timur-barat dan yang lain jalur timur laut-barat daya. Gunung Bromo berada pada aksis timur laut-barat daya.
Gunung ini merupakan satu-satunya gunung api yang masih aktif dari warisan Gunung Bromo Purba. Kawah di arah timur-barat garisnya mencapai 600 meter, sementara kawah di arah utara-selatan garis tengahnya 800 meter. Sebuah undak menunjukkan, pusat letusan bergerak ke jurusan utara. Pada Maret 1983 terbentuk sebuah danau di kawahnya.
Pada sejarahnya, letusan Gunung Bromo tidak mengalirkan lava pijar. Abu vulkaniknya pernah tercatat merusak perkebunan di sekitarnya pada letusan yang terjadi pada 1915 dan 1948. Letusan terpanjang terjadi pada 1842, yaitu pada 24 Januari hingga Juni.
Dari situs yang sama, tertulis letusan terakhir terjadi pada 8 Juni 2004 dan benar-benar berakhir pada 9 Juni 2004. Letusan besar hanya terjadi sekitar 20 menit. Letusan bersifat freatik, membentuk kolom abu berketinggian hingga 3.000 meter di atas bibir kawah. Material abu dan batu kerikil tersembur hingga radius 300 meter (bandingkan dengan abu Merapi yang bisa menjalar melalui awan panas hingga lebih dari 4 kilometer).
Data yang dimuat pada situs http://geodesy.gd.itb.ac.id dari Kelompok Keilmuan Geodesi Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian ITB tentang Pemantauan Deformasi Gunung Api Bromo dengan GPS, gunung api tipe A ini adalah gunung api yang termuda di kawasan kaldera Tengger, yaitu Gunung Widodaren, Kursi, Segorowedi, dan Batok.
Kaldera Tengger sendiri dalam situs itu disebutkan berukuran 9 km x 10 km yang dikelilingi tebing curam dengan ketinggian antara 50 meter dan 500 meter. Jajaran gunung di dalam kaldera dikelilingi batuan vulkanik Gunung Tengger purba—yang disebut oleh Agus sebagai Gunung Bromo Purba.
Dan kini, kaldera pasir tertutup untuk aktivitas apa pun. Padahal, pada saat Bromo ”istirahat”, kaldera tersebut, terutama pada akhir pekan, akan dipadati wisatawan dalam negeri dan mancanegara. Mereka rela berdingin-dingin untuk menikmati merekahnya fajar pertama yang bisa disaksikan dari pinggiran kaldera. Sebuah keindahan yang membisukan....

Sumber: Kompas Cetak
read_more

Wednesday, November 24, 2010

Galaksi Andromeda Telan Bintang Kecil

Galaksi Andromeda tampaknya membesar dengan menelan bintang-bintang dari galaksi lain

Galaksi Andromeda tampaknya membesar dengan menelan bintang-bintang dari galaksi lain, demikian hasil penelitian.

Ketika sebuah tim ilmuwan memetakan Andromeda, mereka menemukan bintang-bintang yang mereka katakan merupakan "sisa-sisa galaksi kerdil". Para Astronom melaporkan temuan mereka di jurnal Nature.

Mengonsumsi bintang-bintang sudah pernah diperkirakan sebelumnya namun tim survei ini menyediakan rincian gambar untuk menunjukkan hal itu terjadi. Gambar itu menunjukan "model hirarkis" pembentukan galaksi sedang berjalan.

Model itu memprediksi bahwa galaksi besar akan dikelilingi sias-sisa galaksi lebih kecil yang mereka konsumsi. Kalangan ilmuwan memetakan pinggiran Andromeda secara rinci untuk pertama kali.

Pauline Barmby, astronom dari Universitas Western Ontario yang terlibat dalam studi ini, mengatakan kepada BBC bahwa pola orbit bintang itu mengungkapkan asalnya. "Andromeda begitu dekat sehingga kita dapat memetakan semua bintang," katanya. Andromeda, yang diperkirakan jauhnya 1,5 juta tahun cahaya dari bumi kini terus membesar.
Sumber : BBC
read_more

Foto Awal Mula Alam Semesta Versi Hubble

Citra dari teleskop hubble yang diperbaharui NASA

Gambaran alam semesta sebelum jadi seperti sekarang dihasilkan teleskop luar angkasa Hubble dan disebarluaskan fotonya pada pertemuan American Astronomical Society, Selasa (5/6/2010). Foto terbaru Hubble itu menampilkan foto "keluarga" jagat raya yang menggambarkan galaksi pada berbagai usia dan tingkat perkembangan yang berbeda.
Dari sudut waktu, kondisi alam semesta yang digolongkan masih kanak-kanak tersebut setara dengan 600 juta tahun setelah peristiwa Ledakan Besar (Big Bang), yang dari teori fisika diyakini sebagai kelahiran alam semesta. Sejauh ini, foto tersebut dipercaya sebagai gambar paling lengkap dari masa awal alam semesta, yang menunjukkan galaksi dengan bintang-bintang berumur ribuan tahun.
Susunan bintang-bintang, seperti dalam foto Hubble, itu menunjukkan tanda awal yang kuat dari kelompok (kluster) bintang pertama kalinya. Susunan galaksi muda tersebut belum berbentuk spiral atau elips, dan sebagian besar lebih kecil berwarna kebiruan. Kondisi seperti itu terjadi karena galaksi tidak berisi banyak logam berat, seperti diungkapkan Garth Illingworth dari Universitas California, Santa Cruz. Illingworth merupakan profesor astronomi yang terlibat dalam peluncuran foto Hubble tersebut.
”Kita menyaksikan galaksi yang amat kecil, yang merupakan benih dari galaksi bimasakti saat ini,” ujarnya.
Menurut Illingworth, hingga teleskop Hubble milik NASA selesai diperbaiki akhir tahun lalu, para astronom dunia hanya dapat melihat alam semesta pada kisaran usia 900 juta tahun setelah Ledakan Besar atau 300 juta tahun lebih tua daripada gambar terbaru yang diluncurkan dua hari lalu.
Teleskop Hubble merupakan kunci penting menentukan usia alam semesta, yang disepakati komunitas ilmiah dunia berumur 13,7 miliar tahun. Hasil itu sukses mengakhiri perdebatan panjang ilmiah pada dekade sebelumnya. Namun, semua itu dinilai belum cukup memuaskan.
NASA saat ini masih mengembangkan laboratorium baru, teleskop James Webb seharga 4,5 miliar dollar AS, yang rencananya diluncurkan empat tahun mendatang untuk pemahaman yang lebih pasti tentang awal mula alam semesta. ”Jadi, kita masih dalam tahap permulaan,” kata ahli astrofisika, Neil deGrasse Tyson, dari Museum Sejarah Alam Amerika. ”Setiap tahap mendekati permulaan memberitahu Anda sesuatu yang belum Anda ketahui sebelumnya.” (AP/GSA)
Sumber: Kompas Cetak
read_more

Tips Meredakan Sakit Kepala Tanpa Obat

Seperti sebuah jingle iklan “Sakit kepala bisa menyerang Anda kapan saja dan di mana saja”. Lalu bagaimana atasinya? jawabnya pasti minum obat bukan. Tapi bagaimana kalau Anda berpantang obat misal saat hamil atau kontradiksi pada obat. Penelitian yang dipublikasikan dalam American Academy of Neurology menunjukkan pemicu sakit kepala yang paling sering adalah meningkatnya temperatur suhu dan tekanan psikologis yang tinggi.

Pusing bisa reda tanpa obat, tapi kalau pusing banyak utang wah susah juga yah


Untuk meredakannya seringkali kita mengonsumsi obat sakit kepala. Padahal, sakit kepala bisa diredakan dengan cara alami. Maka itu, jangan langsung mengonsumsi obat sakit kepala, lebih baik atasi dengan cara berikut, seperti dikutip dari Times of India.

- Minum air putih. Sakit kepala seringkali dipicu karena dehidrasi. Saat Anda kepanasan dan kehilangan banyak cairan disertai rasa sakit kepala, segera konsumsi air putih. Duduklah sebentar, kemudian minum air putih secara perlahan. Jangan lakukan banyak gerakan sampai sakit kepala hilang.
- Menjauh dari komputer. Radiasi komputer juga bisa menimbulkan rasa sakit di kepala. Hal tersebut biasanya terjadi pada Anda yang menghabiskan waktu berjam-jam di depan komputer. Cobalah matikan monitor, lalu pergilah ke luar ruangan untuk mencari udara segar.

- Tarik nafas perlahan, sambil pejamkan mata. Memejamkan mata adalah cara efektif untuk meredakan ketegangan otot mata yang menimbulkan rasa sakit kepala.

- Seduh secangkir teh hitam. Tambahkan perasan air lemon. Saat masih hangat, minum perlahan. Ini berguna untuk meredakan sakit kepala Anda segera.

- Coba mengonsumsi sup panas. Setelah itu, cobalah tidur dalam suasana tenang atau temaram.

- Berendam di air hangat juga bisa menyembuhkan sakit kepala Anda.

- Gunakan jari telunjuk dan ibu jari untuk menekan secara perlahan batang hidung Anda. Dan, lakukan juga pijatan pada pelipis secara bergantian. Tapi ingat, jangan tekan terlalu keras.

- Kompres kepala. Ambillah kain lembut atau handuk kecil, lalu basahi dengan air bersuhu dingin. Lalu, tempelkan di kepala dan leher bagian belakang. Cara tersebut bisa mengurangi rasa sakit karena membuat efek relaksasi.

- Meditasi. Saat muncul sakit kepala cobalah untuk bermeditasi. Pejamkan mata, tarik napas dan tahan selama lima detik kemudian buang secara perlahan. Fokuskan pikiran Anda pada hal-hal yang menyenangkan. Dengan begitu Anda bisa mengurangi ketegangan otot pemicu sakit kepala, akibat tekanan psikologis.

Semoga bisa membantu untuk meredakan pusing Anda ya bagi yang sedang pusing.


Sumber: Kaskus.us
read_more

Daftar 10 Taman Nasional Terindah di Dunia

Taman nasional adalah sesuatu yang sangat berharga, karena di dalamnya kita bisa melihat banyak keindahan alam flora dan fauna yang khas dari suatu daerah. maka tak heran jika negara-negara di dunia ini berusaha untuk memugar dan mempercantik taman nasional yang mereka miliki, disamping usaha dari pemerintah, keindahan alami juga ikut mempengaruhi tingkat keindahan taman nasional tersebut.

Berikut adalah daftar 10 taman nasional terindah di dunia yang sudah kami terjemahkan dari sumber aslinya yaitu Listphobia:

10. Snowdonia National Park, Wales, Great Britain
Inilah salah satu taman nasional terindah di daratan britania raya, dengan hamparan hijau pemandangan pegunungan snowdon di ketinggian 3560 kaki dari atas permukaan laut, membuatnya mempunyai hawa yang sejuk dan tentunya indah untuk dinikmati.


9. Grand Canyon National Park, Arizona
Saya yakin, pasti tak ada pembaca yang tak tahu dengan taman nasional ini, taman nasional paling dikenal di dunia ini adalah salah satu aset pemandangan alam terindah milik Amerika serikat. Dengan penampkan alam liar berbatunya, membuat tempat ini menjadi satu objek yang mungkin harus anda pertimbngkan untuk liburan tahun depan.


8. Kruger National Park, South Africa
Kita tidak sedang membicarakan piala dunia 2010 di afrika selatan, melainkan sedang membicarakan taman nasional terindah di afrika selatan. Adalah kruger park, taman nasional yang penuh dengan sensasi kehidupan alam liar afrika selatan yang sangat memukau. Intinya jika kau ingin menjadi Detective Adventura, datanglah ke tempat ini.


7. Deosai National Park
Taman nasional yang terletak di wilayah Scardu pakistan ini adalah salah satu taman nasional terindah di wilayah asia, Taman ini terkenal dengana pemandangan musim seminya dimana bunga-bunga banyak bermekaran serta kupu-kupu banyak berterbangan.


6. Kakadu National Park, Northern Territory, Australia
Ini adalah taman nasional yang menjadi habitat asli suku aborigin australia. Dengan pemandangan alam indah serta berpadu dengan kehidupan liar khas Australia menjadikan wilayah ini adalah area yang sangat cocok bagi anda yang meneginginkan bulan madu ala Steve irwin.


5. Iguazu National Park Argentina
Disnilah kalian bisa menemukan snsai keindahan alam khas argentina dan Brazil, di dalamnya terdapat pemandangan alam hijau khas afrika selatan berbalu dengan pemandangan alam menakjubkn berupa air terjun iguazu yang sangat termasyur itu.


4. Sagarmantha National Park, Nepal
Satu lagi sumbangan asia dalam daftar 10 besar ini, kali dari nepal. Taman nasional yang masih merupakan teritori pegunugan Everest ini menawarkan anda sensasi keindahan alami dengan pegunungan dingin khas Nepal serta dibalu dengan sensai religi biara yang ada di wilayah ini.


3. Madain Saley National Historic Park, Saudi Arabia
Di dalam alkitab, wilayah ini mungkin disebut dengan sebuatn Midian. Salah satu sebab kenapa taman nasional ini bisa masuk dalam daftar bergengsi ini adalah karena faktor keindahan gurun dan bebatuan alam khas gurun yang lami serta dibalut dengan keindahan bangunan kuno yang kadang ada di beberapa bagian wilayah taman nasional ini.


2. Plitvice Lakes National Park, Croatia
Anda ingin melihat pemandangan alam indah berpadu dengan danau bersih nanbiru yang senantiasa memanjakan mata anda?. Disinialh tempatnya, karena di taman nasional ini kalian disuguhi pemandangan alam khas eropa dengan Danau biru yang tentunya akan selalu menggoda anda.


1. Hortobagy National Park, Hungary
Taman nasional ini adalah aman nasional pertama di negar Hungaria, di dalamnya terdapat banayk pemandanga alam yang indah serta berbagai jenis spesies burung yang hampir punah. Kesemuanya berpadu dala keharmonisan keindaan alam khas eropa timur.



Sumber: http://www.duniakita.info/2010/11/daftar-10-taman-nasional-terindah-di.html
read_more

Tuesday, November 23, 2010

Abu Vulkanik Dapat Merobek Jaringan Paru

 
Sebagian abu vulkanik yang menyebar di kecamatan Muntilan, Magelang, Jawa Tengah, mengandung SI 02/silika. Bahan ini, menurut para relawan, mengandung bahan yang mirip dipakai pada industri kaca.
"Bahan ini merupakan glass hard yang sangat halus, tetapi jika dilihat dengan mikroskop, tepi dan ujungnya itu runcing," kata Goro Hendratmo, Koordinator Relawan Posko Van Lith, Muntilan, saat dihubungi Kompas.com via telepon, Jumat (5/11/2010) siang.
Menurut Goro, abu vulkanik itu dapat merobek jaringan paru-paru jika terhirup oleh manusia. Selain itu, jika abu vulkanik berkontak langsung dengan mata dapat merusak kornea mata.
"Kami imbau kepada relawan dan pengungsi di sini agar selalu pakai masker, kalau perlu kacamata karena ini abunya tidak baik untuk badan," ujarnya.
Saat ini kondisi di Muntilan, menurut Goro, sangat memprihatinkan. Ketebalan abu vulkanik di Muntilan mencapai 5 sentimeter. Pohon-pohon pun banyak yang tumbang karena tidak kuat menahan abu yang menghinggapi pohon.
"Ada kemungkinan sampai sebulan ke depan kondisi masih seperti ini. Sekarang semua sekolah sudah diliburkan juga," jelasnya.
Para pengungsi di Muntilan saat ini tersebar di banyak posko pengungsian. Pengungsi terbanyak berada di asrama sekolah Pangudi Luhur Van Lith, Muntilan, berjumlah lebih dari 1.000 jiwa.
"Kami pakai empat barak Van Lith. Selain di Van Lith, pengungsi ada juga di Ponpes Muhammadiyah, SMK Pangudi Luhur,  Dinas Perikanan. Ada juga yang keluar dari Muntilan," ujarnya.

Sumber: Kompas
read_more

Jangan Asal Gunakan Masker

Untuk menghindari penetrasi partikel debu vulkanik yang berasal dari gunung berapi meletus, biasanya sebagian besar warga di sekitar lokasi bencana membeli masker berbentuk segiempat dan berwarna hijau. Masker ini merupakan masker yang kerap digunakan dokter saat melakukan operasi pembedahan.

Selain berfungsi sebagai penyaring udara, masyarakat memilih memakai masker jenis itu karena harganya yang murah serta mudah didapat dan digunakan. Meski memiliki tingkat ketebalan yang bervariasi, masker bedah ini ternyata bukan pilihan tepat.

Pasalnya, masker bedah dengan desain yang sederhana meninggalkan celah ketika dipakai. "Debu bisa masuk melalui celah-celah masker karena bahannya tidak terlalu tebal," ujar Suhanto Kasmali, Kepala Bidang Pelayanan Medis Rumah Sakit Mediros.

Karena itu, dia menyarankan  masyarakat agar menggunakan masker respirator yang sudah terbukti ampuh menahan debu. Biasanya, masker respirator memasang filter karbon aktif. Bahkan, beberapa produk mampu menahan lebih dari 140 bahan kimia. (Kontan/Raymond)
read_more

Satelit Mata-mata Terbesar Diluncurkan

 
Roket Delta 4-Heavy membawa satelit mata-mata terbesar milik AS meluncur dari Cape Canaveral, Florida, Minggu (21/11/2010).

Sebuah satelit mata-mata milik Amerika Serikat diluncurkan, Minggu (21/11/2010). Oleh National Reconnaissance Office yang merancangnya, satelit tersebut dikatakan sebagai satelit terbesar di dunia tanpa merinci berapa ukurannya. Satelit itu dipercaya akan meningkatkan kemampuan AS untuk mengintai musuh.

Roket yang digunakan dalam peluncuran satelit tersebut adalah Delta 4-Heavy. Roket yang membawa satelit itu diluncurkan dari Cape Canaveral, Florida, Amerika Serikat, pada pukul 17.58 waktu setempat atau Senin pagi waktu Indonesia.

"Misi ini membantu memastikan bahwa peralatan-peralatan di National Reconnaissance Office bisa terus meningkatkan pertahanan nasional kita," kata Brigadir Jenderal Angkatan Udara AS Ed Wilson.

NRO selama ini mendesain, membuat, dan mengoperasikan satelit mata-mata dan satelit yang melayani kebutuhan badan mata-mata AS, Central Intelligence Agency serta Departemen Pertahanan AS.

Delta 4-Heavy sendiri adalah roket berbahan bakar cair milik Amerika Serikat yang paling kuat. Roket itu sudah digunakan sejak tahun 2004. Roket tersebut memiliki tinggi 235 kaki dan bisa membawa muatan hingga 24 ton menuju orbit bumi.
Sumber: dailymail.co.uk
read_more

Monday, November 22, 2010

Astronom Indonesia yang Menemukan Planet

Johny Setiawan adalah astrofisikawan muda asal Indonesia yang bekerja di Max Planck Institute for Astronomy (MPIA), Jerman. Hebatnya, ia orang non-Jerman yang dipercaya sebagai ketua tim proyek.

Pria kelahiran Jakarta, 16 Agustus 1974 ini menamatkan S-1 dan S-3-nya di Freiburg, Jerman.

Sebelumnya, engan teleskop 2,2 meter di La Silla, Cile, Johny berhasil menemukan planet baru: HD 11977 B. Planet ini berjarak 200 tahun cahaya dari bumi . Planet berukuran 6,5 kali Jupiter ini mengitari bintang raksasa HD 11977A. Sebelum merilis temuannya, Mei lalu, Setiawan memelototi bintang itu sejak 1999.

Sebelumnya, pemuda kelahiran Jakarta, 16 Agustus 1974, ini juga menemukan dua bintang raksasa baru, HD 47536B dan HD 122430B, pada 2003. 

Para ahli astronomi telah mengkonfirmasi temuan planet alien (asing) di Galaksi Bima Sakti yang datang dari galaksi lain. Namanya, Planet HIP 13044b yang mengorbit bintang tua, HIP 13044. Planet mirip Yupiter ini sebenarnya lahir di galaksi lain, namun kemudian ditangkap oleh Bima Sakti sekitar 6 sampai 9 miliar tahun yang lalu. Efek samping dari kanibalisme galaksi membawa sebuah planet yang dulunya jauh kini berada dalam jangkauan para astronom untuk kali pertamanya.

Planet ini ditemukan oleh tim astronom dari Max-Planck-Institut fur Astronomie (MPIA), Heidelberg, Jerman. Tim peneliti meneliti pergerakan HIP 13044 menggunakan teleskop di sebuah observatorium di selatan Eropa, La Silla Observatory di Chile.

Setelah enam bulan pengamatan, mereka meneteksi gerakan-gerakan kecil yang melawan tarikan gravitasi planet yang mengorbit.

Yang membuat bangga, astronom asal Indonesia, Johny Setiawan didaulat jadi pemimpin proyeknya.

“Bagi saya, itu adalah kejutan besar,” kata pemimpin tim, Johny Setiawan dari MPIA, speerti dimuat SPACE.com, 18 November 2010. “Kami tidak mengharapkan itu pada awalnya.”

Tim peneliti yang dipimpin Johny Setiawan membeberkan hasil observasinya secara online dalam situs Science edisi 18 November.
Ukuran planet ini 25 persen lebih besar dari Jupiter. Ia mengorbit bintang HIP 13044 yang jaraknya 2.000 tahun cahaya dari Bumi di konstelasi Fornax.

Planet HIP 13044b berada sangat dekat dengan bintangnya itu. Jarak terdekat dengan bintang induk sekitar 8 juta kilometer atau 5,5 persen jarak Bumi dan Matahari. Planet menyelesaikan orbit setiap 16,2 hari.

HIP 13044b selamat dari fase penuaan bintang — yang juga akan dialami Matahari sekitar 5 miliar tahun lagi.

Penemuan ini memaksa para astronom memikirkan kembali ide-ide mereka tentang formasi planet dan kelangsungan hidupnya. Apalagi, ini adalah planet pertama yang ditemukan mengelilingi bintang yang sangat tua dan miskin logam.

Johny setiawan memperkirakan, nanti, saat Matahari memasuki fase penuaan, menjadi raksasa merah, Bumi mungkin tak akan selamat.

“Planet-planet dalam, termasuk Bumi, mungkin tidak akan bertahan hidup,” kata Johny Setiawan.

“Tapi Jupiter, Saturnus dan planet-planet luar mungkin pindah mendekat ke orbitnya, persis seperti yang kami deteksi.”

Dalam kasus HIP 13044b, planet ini adalah korban yang selamat. Namun, ia tak akan hidup selamanya. Sebab, bintang induknya akan terus berkembang dalam tahap evolusi berikutnya. Planet ini akan tertelan. 

Planet HIP 13044b yang mengorbit bintang tua, HIP 13044.
Gambaran Planet HIP 13044b

read_more

FOLLOWERS