der@zino Blog: Struktur baru Organisasi Polri 2010

Pages

Thursday, September 16, 2010

Struktur baru Organisasi Polri 2010

Mabes Polri hari ini, Kamis (15/9/2010) resmi memberlakukan dan mensosialisasikan restrukturisasi (perubahan struktur) Polri.

Restrukturisasi Polri yang dituangkan dalam peraturan Kapolri nomor 21 tahun 2010 itu menghadirkan beberapa nomenklatur (nama struktur) dan Titelatur (nama jabatan) baru di tubuh Polri. "Untuk nomenklaturnya sudah berlaku mulai hari ini, sedangkan untuk kepangkatannya tidak otomatis. Nanti akan menyusul (berubah)," tutur Karo Ortala Polri, Brigjen Pol Ronny Sompie di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (15/9/2010).

Berikut adalah struktur baru Polri hasil restrukturisasi :

1. Unsur pembantu pimpinan dan pelaksana staf :

1.1. Deputi Kapolri yang berjumlah empat orang, yaitu Deputi bidang Operasi, Bidang Perencanaan Umum dan Pengembangan (Derenbang), Deputi bidang Sumber daya manusia (SDM), Deputi bidang logistik (delogs) berubah nomenklatur menjadi asisten Kapolri. Bidangnya bertambah satu yaitu bidang sarana dan prasarana. Mereka nantinya tetap dibawahi langsung Kapolri. Nomenklatur untuk staf ahli Kapolri sendiri tak berubah dalam restrukturisasi ini.

1.2. Divisi Bertambah Satu

Didalam unsur pembantu pimpinan ini nantinya akan tergabung juga divisi-divisi Polri yang selama ini berada di bawah lingkup unsur pelaksana pendidikan dan pelaksana staf khusus Polri.
Sebelum restrukturisasi ada empat nomenklatur Divisi di Mabes Polri, yaitu Divisi pembinaan hukum (Div Binkum), Divisi Humas (Div Humas), Divisi Pertanggungjawaban Profesi dan Pengamanan Internal (Div Propam), dan Divisi Telekomunikasi dan Informatika (Div Telematika).

Akibat restrukturisasi kini terdapat lima divisi di Polri. Divisi dengan nama nomenklatur baru yang bertambah adalah Divisi Hubungan Internasional (Div Hubinter) yang sebelumnya dipercayakan tugasnya pada NCB. NCB sendiri nantinya tetap ada dan berganti nomenklatur menjadi Ses NCB Interpol yang berkedudukan di bawah Div Hubinter.  Sedangkan dari empat divisi yang ada sebelumnya, ada dua Divisi yang mengalami perubahan nomenklatur yaitu Div Binkum menjadi Divisi Hukum (Div Kum) dan Div Telematika menjadi Divisi Teknologi informasi kepolisian (Div TI Pol) yang otomatis merubah nama titelatur keduanya meski tetap dijabat seorang jenderal bintang dua.

Nantinya, Divisi humas akan dibantu oleh Biro pengelolaan Informasi dan dokumen yang baru dibentuk dan diletakkan di bawah Divisi Humas. Divisi Hukum juga nantinya akan dibantu dua Biro yaitu biro pengembangan hukum dan Biro pembinaan hukum.

2. Unsur Pelaksana Pendidikan dan Pelaksana Staf Khusus

2.1. Perubahan nomenklatur dan titelatur terjadi pada Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri pimpinan Irjen Pol Imam Sudjarwo. Lemdiklat akan berubah nama menjadi Lembaga pendidikan kepolisian (Lemdikpol) yang titelaturnya berubah menjadi Kalemdikpol
dan dipimpin Komisaris jenderal yang berbintang tiga. Nantinya seluruh lembaga pendidikan di POlri seperti Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Sekolah Staf dan Pimpinan Kepolisian (Sespimpol), Akademi Kepolisian (Akpol) dan lainnya akan tergabung dan dibawahi oleh
Kalemdikpol.

Untuk PTIK nomenklaturnya akan berubah menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) dengan titelatur baru Ketua STIK meski tetap dipimpin Inspektur jenderal. Sespimpol akan berubah nomenklatur menjadi Sespim. Selapa akan berubah nomenklatur menjadi sekolah staf
pimpinan utama. Sedangkan Akademi Kepolisian tetap menjadi Akpol namun titelaturnya berubah menjadi Ketua Akpol meski tetap dipimpin Inspektur Jenderal.

Lemdikpol akan mempunyai armada baru bernomenklatur Diklatsus Jatrans yang sebelumnya bernomenklatur JCLEC. Titelaturnya akan berubah menjadi kepala Diklatsus Jantras dari yang sebelumnya Direktur JCLEC.

3. Unsur Pelaksana Utama Pusat.

3.1. Ada perubahan kepangkatan pada pimpinan Badan Intelijen Keamanan (Baintelkam) meski nomenklatur strukturnya tetap sama yaitu Baintelkam. Baintelkam akan dipimpin oleh Komisaris Jenderal (bintang tiga). Titelaturnya sendiri tidak berubah.

Selain Baintelkam, Badan Pembinaan Keamanan (Babinkam) akan berubah nomenklatur menjadi Badan Pemeliharaan Keamanan (Barharkam) Polri yang otomatis merubah titelaturnya menjadi Kabarharkam.

Untuk Bareskrim tak ada perubahan nomenklatur dan titelatur. Hanya di bawah badan itu akan ada biro pengawasan penyidikan yang dibentuk dalam restrukturisasi ini.

3.2. Korps

Untuk Korps di tubuh Polri, dengan restrukturisasi ini, maka Korps Brimob Polri yang selama ini hanya seorang diri, kini mendapatkan teman baru yaitu Korps Lalu Lintas Polri yang sebelumnya
bernomenklatur Direktorat Lalu Lintas. Dir Lantas dahulunya berada di bawah Babinkam Polri. Korps lalu lintas nantinya akan dipimpin Inspektur Jenderal (bintang dua) dengan titelatur Kakorps Lantas yang bertanggungjawab langsung pada Kapolri.

4. Satuan organisasi penunjang lainnya

Terdapat juga nomenklatur baru yang akan menemani Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes Polri) dan Pusat Keuangan (Pusku Polri) yang sebelumnya sudah ada. Nomenklatur baru itu adalah Pusat penelitian dan pengembangan (Puslitbang) yang akan dipimpin oleh Brigadir Jenderal dengan titelatur Kapuslitbang. Puslitbang sebelumnya bernomenklatur biro Litbang yang berada di bawah naungan Deputi bidang Derenbang.

Selain Puslitbang, terdapat juga Pusat sejarah (Pusjarah) Polri yang juga merupakan struktur dengan nomenklatur baru. Untuk Pusku, titelaturnya akan berganti menjadi Kapuskeu akibat perubahan Pusku menjadi Puskeu. (Tribunnews.com/Roy)

Related Post

0 comments:

Post a Comment

Biasakan untuk menuliskan komentar setelah Anda membaca artikel.

FOLLOWERS